DUDUK di bis dengan bangku deret tiga waktu gue pergi ke jogja,gue pertama duduk paling ujung dekat di pintu bis paling belakang posisi itu sangat tidak nyaman karena gue parno sama pintu bis. Kenapa,karena dulu gue waktu kecil pernah duduk di posisi itu dan kernetnya membuka pintu buat para pengamen dan diantaranya masuklah seonggok manusia tak punya kelamin yang tetap,kalau siang badan biasa aja kalau malam keker banget karena punya tetek. Ya dia seorang banci,mukanya galak banget dan waktu dia ngomong langsung terdengar logat bancinya “Haaaloooo semuuaaa,maaf menggagu you you semua,eike disini cuman mau nyengnyong sebentar kok book” sambil mengayunkan tangannya. Otak gue langsung berpikir untuk mencari sesuatu yang bisa gue buat pertahanan diri,tak ada satupun barang yang bisa gue temuin. Yang ada Cuma dua biji bungkus permen FOX,gapapa lah lumayan kalo dia mau deket deket gue,gue bakal tangkep dia lalu masukin bungkus permen ke lobang idungnya gue ga akan copot sampai dia mau jilatin jempol kaki gue (padahal kan gue takut,kenapa malah disuruh jilatin jempol kaki?),perjalanan berlanjut seperti biasa. Lalu dengan tak diduga tak ada angin tak ada hujan tak ada penjual asongan yang lewat saat kernet bis membuka pintu masuklah seorang pengamen keren dengan rambut yang dicet warna warni seperti lollipop kalau setiap gue ngeliat dia rasanya gue pengen banget ngemut kepalanya sampai basah kuyup (ya allah gue kan jijik kenapa gue malah kepengen ngemut kepalanya?). akhirnya cuma itu keanehan yang gue alami di dalam bis,alhamdullilah.akhirnya gue sampai di jogja dengan selamat walaupun didalem bis banyak sekali tekanan batin disana gue mau ke tempat kos kakak gue gue berangkat bukan dijemput sopir,naik taksi ojek atau semacamnya tapi gue naik elang yang gue panggil dengan cara mengepakan selangkangan gue...
#perhatian: cerita ini dapat merusak otak anda
#perhatian: cerita ini dapat merusak otak anda
0 komentar:
Posting Komentar